Senin, 20 Juli 2026

Dua Cabang Lomba Berhasil Diukir, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Tunjukkan Prestasi pada Pentas PAI SD Tingkat Jawa Barat 2026

Kota Bekasi, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Jenjang SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Asrama Haji Embarkasi Bekasi pada 17 - 18 Juli 2026.

Kabupaten Tasikmalaya mengirimkan 27 peserta dengan 12 cabang perlombaan setelah sebelumnya berhasil lolos melalui seleksi tingkat kabupaten. Keikutsertaan kontingen didampingi oleh guru pembimbing, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD Kabupaten Tasikmalaya, serta mendapat dukungan dari Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan hasil keputusan dewan juri, kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih Juara II Cabang Kaligrafi Putri serta Juara Harapan III Cabang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Putra. Sementara itu, pada klasemen akhir perolehan nilai, Kabupaten Tasikmalaya menempati peringkat ke-11 dari 27 kabupaten/kota peserta. Adapun predikat Juara Umum Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 diraih oleh Kota Bandung.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, pengurus KKG PAI SD, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mendampingi kontingen Kabupaten Tasikmalaya sejak tahap seleksi hingga tingkat provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan kolaboratif. Meskipun masih terdapat ruang untuk meningkatkan prestasi, keberhasilan meraih dua penghargaan di tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan, baik dalam aspek kompetensi keagamaan maupun pembentukan karakter peserta didik.


Beliau berharap hasil Pentas PAI tahun ini menjadi penyemangat bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam untuk terus membina peserta didik secara berkelanjutan sehingga pada pelaksanaan Pentas PAI mendatang Kabupaten Tasikmalaya mampu meraih prestasi yang lebih baik dan semakin mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Jumat, 17 Juli 2026

PENTAS PAI SD Tingkat Jabar 2026 Resmi Dibuka, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Siap Tampilkan Prestasi dan Karakter Islami

 

Kota Bekasi, Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (17/7/2026) di Asrama Haji Bekasi. Mengusung tema “Mengukir Prestasi melalui Seni Islami dan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat, karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi peserta didik dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Kasubdit PAI Kementerian Agama RI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota atau yang mewakili, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Barat, kepala dinas pendidikan atau yang mewakili, pengurus KKG PAI SD se-Jawa Barat, kepala sekolah, guru pembimbing, para peserta, serta Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, dan jajaran Polres Metro Bekasi.

Kabupaten Tasikmalaya turut ambil bagian dalam ajang tersebut melalui kafilah yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., beserta jajaran Seksi PAIS, bersama perwakilan Dinas Pendidikan, pengurus KKG PAI SD, guru pendamping, serta para peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang lomba. Pada defile pembukaan, Kabupaten Tasikmalaya mendapat nomor urut 24 dari total 27 kontingen peserta se-Jawa Barat.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni budaya dan religius, di antaranya persembahan Hymne oleh guru dan kepala sekolah Kecamatan Bekasi Selatan, Tari Saman dari SD Islam Darussalam Kota Bekasi, pertunjukan angklung, serta beragam atraksi seni lainnya yang dibawakan oleh guru dan peserta didik sebagai wujud kolaborasi pendidikan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa PENTAS PAI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wahana pembentukan karakter peserta didik melalui penguatan akhlak, nilai-nilai keislaman, dan semangat toleransi. Seluruh peserta diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, serta menampilkan kemampuan terbaik sehingga mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa setiap kompetisi merupakan bagian dari proses pendidikan yang harus dimaknai sebagai ruang belajar dan pembentukan karakter. Menurutnya, keberanian untuk tampil, kejujuran dalam berkompetisi, serta semangat memberikan yang terbaik merupakan nilai yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar meraih kemenangan. Usai penyampaian sambutan, Wali Kota Bekasi secara resmi membuka PENTAS PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang ditandai dengan pembukaan seremonial bersama seluruh tamu undangan.

Secara terpisah Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, dan pengurus KKG PAI SD yang telah mempersiapkan kontingen Kabupaten Tasikmalaya dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keikutsertaan dalam PENTAS PAI merupakan bagian dari proses pembinaan karakter, pengembangan potensi, serta ikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik melalui kompetisi yang sehat dan bermartabat.

Perkuat Sinergi Layanan PAI, Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Rakor dan Evaluasi PAI Tingkat Jawa Barat

 

Kota Bekasi, Jumat, 17 Juli 2026, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, para Ketua Tim Bidang PAI, serta Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Dalam arahannya, Kepala Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Asnawi, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Kanwil, Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal berbagai program prioritas Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada koordinasi yang baik dan komitmen seluruh pihak dalam pelaksanaannya.

Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program Pendidikan Agama Islam, rapat tersebut juga membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pendidikan Agama Islam Tahun 2026. Dalam forum tersebut dipaparkan kondisi kebutuhan anggaran TPG di Jawa Barat yang masih memerlukan tambahan alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa proses penambahan anggaran terus diupayakan melalui mekanisme yang berlaku agar hak para guru PAI dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Pembahasan lainnya mencakup penguatan implementasi program prioritas nasional, di antaranya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, percepatan Program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ), penguatan validitas data pada aplikasi SIAGA, serta peningkatan kualitas pembinaan melalui forum KKG, MGMP, FKG PAI, dan pengawas PAI.

Keikutsertaan Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Seksi PAIS untuk terus memperkuat koordinasi dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program strategis dapat ditindaklanjuti secara optimal di Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi, penguatan kolaborasi, serta percepatan implementasi berbagai program Pendidikan Agama Islam sehingga pelayanan kepada guru PAI dan peserta didik di Kabupaten Tasikmalaya maupun di seluruh Jawa Barat semakin profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Popular Posts