Kamis, 04 Juni 2026

Kanwil Kemenag Jawa Barat Dorong Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme Guru PAI di Kabupaten Tasikmalaya

 

Kabupaten Tasikmalaya, Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menerima kunjungan pembinaan dari Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan pembinaan keagamaan dan peningkatan kompetensi guru, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya tersebut menjadi momentum penguatan profesionalisme guru PAI sekaligus penyampaian berbagai kebijakan strategis terkait peningkatan mutu pendidikan agama Islam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat H. Asnawi, S.Ag., M.Pd., Ketua Tim PAI pada Sistem Informasi H. Tayubi, S.Si., M.M., Ketua Tim PAI pada SD/SDLB H. Anton Faisal El-Fasya, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kabupaten Tasikmalaya H. Subhan Halili, S.E., beserta jajaran Seksi PAIS.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya mengingatkan bahwa profesionalisme guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, tantangan pendidikan di era digital menuntut guru untuk tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing peserta didik agar memiliki kemampuan menyaring berbagai pengaruh negatif tkneologi. Pendidikan agama, lanjutnya, harus menjadi fondasi dalam menanamkan nilai tauhid, membentuk akhlak, serta memperkuat karakter peserta didik sejak dini.

Sementara itu, Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh guru PAI untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik profesional. Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah diikuti merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru, sehingga perlu diimbangi dengan semangat belajar sepanjang hayat, termasuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi secara linear.

Selain itu, Kabid PAI juga menegaskan pentingnya menyukseskan Program Tuntas Baca Al-Qur'an bagi guru PAI di Jawa Barat. Melalui forum KKG, MGMP, maupun FKG PAI, guru didorong untuk saling mendukung dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Beliau mengingatkan agar guru tidak merasa malu untuk terus belajar, terutama bagi yang hasil asesmennya masih berada pada kategori dasar. Menurutnya, penguatan kompetensi baca Al-Qur'an menjadi langkah penting agar guru PAI benar-benar mampu menjadi teladan sebelum mentransformasikan ilmu kepada peserta didik.

Pada sesi berikutnya, Ketua Tim PAI pada Sistem Informasi, H. Tayubi, S.Si., M.M., menyampaikan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan data guru melalui aplikasi SIAGA. Ia mengungkapkan masih ditemukannya sejumlah data residu pada guru PAI bersertifikat, seperti ketidaksesuaian mata pelajaran yang diampu, latar belakang pendidikan, maupun data kepegawaian. Oleh karena itu, guru diminta secara aktif memeriksa dan memperbarui data pribadinya agar tidak berdampak terhadap layanan kepegawaian maupun penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Hal senada disampaikan Ketua Tim PAI pada SD/SDLB, H. Anton Faisal El-Fasya. Beliau menjelaskan bahwa tunjangan profesi merupakan bentuk penghargaan negara atas profesionalitas guru sebagaimana diamanatkan dalam regulasi yang berlaku. Karena itu, guru diharapkan memenuhi seluruh kewajiban administrasi, termasuk mengunggah presensi sesuai ketentuan dan memastikan data dalam SIAGA telah valid. Beliau juga mengingatkan agar guru segera melaporkan apabila terdapat potensi data ganda atau ketidaksesuaian yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan guru PAI di Kabupaten Tasikmalaya semakin memahami berbagai kebijakan terbaru, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan agama Islam yang berkualitas. Dengan sinergi antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, serta forum-forum profesi guru, upaya mewujudkan guru PAI yang kompeten, adaptif, dan berintegritas diharapkan dapat terus diperkuat demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.




FKG PAI TK Kabupaten Tasikmalaya Gelar Workshop Tahsin Al-Qur’an untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

 

Kabupaten Tasikmalaya, Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-Kanak (FKG PAI TK) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Workshop Bedah Tajwid dan Tahsin untuk Memperindah Bacaan Al-Qur’an di Aula KKG SD Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang mengusung slogan TARAPTI (Terampil, Rajin, dan Fasih dalam Mengaji) ini diikuti oleh 55 guru PAI TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) H. Subhan Halili, S.E. beserta jajaran Seksi PAIS, Ketua Pokjawas PAI, serta pengurus FKG PAI TK Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua FKG PAI TK Kabupaten Tasikmalaya, Hernawati, S.Pd., menyampaikan bahwa forum terus berupaya membangun budaya apresiasi dan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan. Salah satu program yang tengah dirancang bersama Seksi PAIS adalah pemberian penghargaan kepada anggota yang aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan forum selama satu tahun.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi PAIS H. Subhan Halili, S.E. mengapresiasi komitmen FKG PAI TK yang terus menghadirkan program penguatan kompetensi guru, khususnya dalam bidang tahsin Al-Qur’an. Menurutnya, guru PAI harus menjadi teladan dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sebelum mengajarkannya kepada peserta didik. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa ditindaklanjuti melalui kelompok belajar atau talaqqi secara rutin sehingga peningkatan kompetensi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. Menurutnya, pendidikan agama sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik agar mampu menghadapi tantangan era digital secara bijak. 

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bedah tajwid dan tahsin Al-Qur’an oleh H. Yayan Ali Sofyana, S.Pd.I. Selain mengulas kaidah tajwid, narasumber juga membahas kandungan Surat Al-Baqarah ayat 21 sebagai penguatan pemahaman keagamaan bagi para peserta.

Melalui kegiatan ini, FKG PAI TK bersama Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap kualitas bacaan Al-Qur’an guru PAI TK semakin meningkat sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam sejak jenjang pendidikan usia dini.

Selasa, 26 Mei 2026

Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya 2026 Resmi Ditutup, Wilayah Ciawi Raih Juara Umum

 

Tasikmalaya, Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 yang berlangsung di SMPN 1 Karangnunggal resmi menghasilkan para juara terbaik dari berbagai cabang lomba. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 tersebut menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik tingkat SMP di Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Wilayah Ciawi berhasil meraih predikat Juara Umum Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Sementara itu, para juara dari masing-masing cabang lomba ditetapkan melalui keputusan dewan juri yang bersifat mutlak. Peserta yang berhasil meraih Juara 1 nantinya akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada cabang Lomba Cerdas Cermat PAI (LCC-PAI), Juara 1 diraih oleh tim dari SMPT Darussalam yang diperkuat oleh Sahrul Fazri Supriatna, Syahla Nurotun Hasanah, dan Rahma Dwi Agisna. Juara 2 diraih SMPN 1 Rajapolah, sedangkan Juara 3 diraih SMPN 1 Cikatomas.

Pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putra, Juara 1 diraih Muhammad Arka Zulmuhiz dari SMPN 2 Sukaratu, Juara 2 diraih Zaki Maulana dari SMP Islam Ciawang, dan Juara 3 diraih Ari Lutfi Nour Fauzan dari SMPN 1 Salopa. Sementara pada cabang MTQ Putri, Juara 1 diraih Hilwa Syakira dari SMPN 1 Sukarame, Juara 2 diraih Zahwa Nafisah Rohmaniyah dari SMPN Satu Atap 3 Sodonghilir, dan Juara 3 diraih Sabila Nurfadilah dari SMP Al Madinah.

Cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Putra dimenangkan oleh Muhammad Dzikri Wahyudi dari SMPIT Al Husni, disusul Muhammad Valiant Althoful Ziyad Syah dari SMPIT Ummul Quro sebagai Juara 2, serta Muhamad Ikbal Hermana dari SMPT Manahijul Huda sebagai Juara 3. Pada kategori MHQ Putri, Juara 1 diraih Afifah Zianubah H. dari SMPN 1 Rajapolah, Juara 2 diraih Sakila Jeninzia dari SMPT Manahijul Huda, dan Juara 3 diraih Haura Nissa Al-Ghumaishaa dari SMPIT Al Husni.

Pada cabang Lomba Ceramah PAI Putra, Bayu Adiatama dari SMPN 3 Sukaraja berhasil meraih Juara 1, diikuti Muhammad Azkia Zulfa Saiban dari SMPIT Qoshrul Muhajirin sebagai Juara 2, dan Naufal Nazhirul Asrofi dari SMPT Manahijul Huda sebagai Juara 3. Pada kategori Putri, Juara 1 diraih Layliya Rahmadani dari SMPN 1 Taraju, Juara 2 diraih Sopvia Nuraeni dari SMPN 1 Ciawi, dan Juara 3 diraih D. Sanny Rahma Allysta dari SMPN 1 Bojonggambir.

Sementara itu, pada cabang Kaligrafi Islam Putra, Juara 1 diraih Ibnu Hibban Al Ghifari dari SMPT Manahijul Huda, Juara 2 diraih Ankha Hidayat dari SMPN Satu Atap 1 Bantarkalong, dan Juara 3 diraih M. Rafasya Rahman dari SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir. Untuk kategori Putri, Juara 1 diraih Ismatul Azkiyah dari SMPN Satu Atap 1 Bantarkalong, Juara 2 diraih Allysa Putri dari SMPN 1 Sukarame, dan Juara 3 diraih Althoira Zeerani R dari SMPIT Ummul Quro.

Pada cabang Olimpiade PAI, Juara 1 diraih Rasya Senja Ramadhan dari SMP Islam Trijaya, Juara 2 diraih Dinda Anita Fauziah dari SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, dan Juara 3 diraih Khoirul Ulya Mukarromah dari SMIT Al Mansyuriyah. Sedangkan pada cabang Lomba Poster, Juara 1 diraih Azkiya Auliya Putri dari SMP Islam Cipaku, Juara 2 diraih Yoga Aditya dari SMP Islam Serba Bakti, dan Juara 3 diraih Misbahul Khoer dari SMPIT Al Mansyuriyah.

Adapun pada cabang Lomba Konten Video Kreatif, Juara 1 diraih Rizki Mubarok dari SMPN 1 Rajapolah, Juara 2 diraih Kayla Dzikra Rahmani dari SMPN 1 Singaparna, dan Juara 3 diraih Wulan Medina dari SMPN 1 Sukaraja.

Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Agama Islam menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, panitia, dewan juri, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pentas PAI SMP Tahun 2026. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan spiritualitas, dan pengembangan potensi generasi muda Kabupaten Tasikmalaya.

Popular Posts